Judul        :   Shineville apartment.
Penulis    :    Mujimaru.
Jenis       :    Cerita pendek/ short story.
Genre      :    Thriller, drama,kriminal,fiksi,misteri.
R             :    Untuk 18+ (dewasa).

***
Pagi yang mendung di Shineville, jalan aspal yang basah dan terlihat licin mengkilap memantulkan cahaya matahari yang redup.Siaran berita televisi membabi buta menyiarkan kasus pembunuhan seorang wanita muda berambut pirang di sebuah apartemen mewah bergaya klasik khas abad 19.
Korban bernama Jessiebelle,dia adalah istri kedua bapak wakil presiden.Istri pertamanya telah meninggal 6 tahun yang lalu akibat penyakit kanker payudara.Jessibelle resmi menjadi istri bapak wakil presiden 2 tahun lalu.Dia adalah mantan ajudan pribadi beliau dan dia juga mantan polisi wanita terbaik.
Dugaan penyebab kematiannya adalah akibat kehabisan darah dengan luka sayatan senjata tajam tepat di lehernya.Bapak wakil presiden saat ini tengah di rawat di sebuah rumah sakit 
kelas atas di luar kota.Beliau menderita patah tulang kaki akibat terjatuh dari tangga rumahnya di kawasan elit perumahan di daerah pegunungan.
Jessibelle tinggal sendiri di apartemen shineville selama 2 hari sebelum terjadi pembunuhan dirinya.Akan tetapi setiap pukul 09:00 sampai pukul 21:00 dia selalu ditemani pengawal pribadinya 2 lelaki yang berbadan tegap.
Rekaman CCTV apartemen yang bocor ke publik dan beredar di media sosial memperlihatkan sosok lelaki berambut ikal dan berwajah seperti ciri fisik orang dari benua bagian utara melangkah keluar dari pintu apartemen tempat jessiebelle tinggal pada pukul 21:23.
Seperti yang banyak orang tahu bahwa negara ini mendatangkan dan mempekerjakan  imigran baik resmi atau ilegal di sektor industri dan berbagai bidang pekerjaan kasar.Tak sedikit para pendatang adalah imigran gelap yang di rekrut oleh agen sindikat kejahatan.
Orang-orang dari benua bagian utara adalah yang paling banyak menetap dan bekerja di negara ini,mereka terkenal pekerja keras walaupun di bayar dengan upah rendah yang tak sesuai peraturan upah minimum resmi pemerintah.
Pihak intelejen negara segera membentuk tim khusus untuk memburu,menangkap dan menyelidiki motif pelaku dugaan kasus pembunuhan tersebut.
Tim ini di pimpin oleh detektif cerdik bernama Frank,dia adalah mantan kepala polisi shineville yang telah mengabdi selama 20 tahun di kepolisian.Frank bermata biru dan berbadan atletis yang selalu mengenakan setelan jas hitam dan berambut klimis di saat menjalankan tugasnya  sebagai seorang detektif profesional.Berbagai macam kasus yang sulit telah dia pecahkan dan mendapatkan berbagai macam penghargaan dari negara.Frank adalah idola bagi para wanita paruh baya di negara ini,dia tampan,pintar,stylist dan belum pernah menikah.
Tak membutuhkan waktu lama tim ini mendapat laporan seorang warga yang melihat ciri pelaku yang terekam cctv berada di tempat pengisian bensin batas kota.Mereka bergerak cepat dan memerintahkan seluruh aparat kepolisian untuk memburunya.
Razia pemeriksaan kendaraan seleruh jalan raya di lakukan dengan sangat teliti.Di kilometer 66 polisi lalu lintas mencurigai sebuah mobil van yang tiba-tiba berputar balik dari tempat antrian pemeriksaan kendaraan.Beberapa polisi mengejar mobil van itu dengan mobil patroli, aksi kejar-kejaran pun terjadi.Tembakan peringatan dari petugas polisi tak di indahkan pengemudi van itu, hingga polisi terpaksa menembak ban kiri belakang dan meletus.
Van itu oleng dan melaju zig zag akhirnya terbalik,asap mengepul dari mesin seperti kabut hitam.Pengemudi itu masih bisa keluar dan mencoba melarikan diri dengan langkah gontai,tak lama kemudian van itu meledak.Petugas polisi dengan gerak cepat berhasil melumpuhkan pengemudi yang melarikan diri dengan menembak kaki kirinya.Pengemudi itu jatuh tersungkur di aspal yang kasar,dia tak bisa melawan saat di tekuk paksa kedua tangannya dan di injak lehernya.Petugas polisi langsung memanggil petugas medis,tak lama kemudian mobil ambulan datang dan membawa pengemudi van yang telah tertangkap.
Berita tertangkapnya pengemudi van yang diduga pelaku pembunuhan terhadap jessiebelle tengah hangat di perbincangkan netizen di media sosial hingga trending nomor satu.Hampir seluruh stasiun televisi dan radio menyiarkan penangkapan tersebut.
Hanya butuh waktu kurang dari 6 jam,polisi berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan sejak adanya laporan kasus pembunuhan di apertemen shineville.Jessiebelle ditemukan tewas bersimbah darah di lantai dapur yang putih licin oleh kedua pengawalnya saat membuka pintu yang tak terkunci pukul 07:03 pagi.
Netizen yang marah terhadap pelaku pembunuhan itu lantas membuat tagar #Anti-imigran yang menjadi trending topik.
Aksi protes di jalan dengan membawa spanduk,papan dan kertas yang bertuliskan Anti-imigran pun terjadi di berbagai jalan kota.Aksi diskriminasi dan kekerasan terhadap orang-orang dari benua bagian utara oleh para peserta aksi tak dapat terelakkan.Mereka yang dicurigai sebagai imigiran mendapatkan makian dan beberapa dari mereka terluka akibat di pukul oleh peserta aksi yang marah.
Kekacauan tengah berkecamuk,polisi huru hara pun diterjunkan untuk menghalau massa.Ada beberapa oknum massa yang memanfaatkan situasi dengan merusak fasilitas umum, mencorat-coret tembok dan menjarah toko.Situasi mencekam ini terjadi hingga larut malam,sangat brutal dan gila.
Wali kota pun mengeluarkan keadaan darurat dan berusaha menenangkan situasi lewat siaran langsung sebuah acara di televisi.Akan tetapi perusakan dan penjarahan semakin membabi buta.Setiap toko atau tempat usaha yang di curigai mempekerjakan para imigran pun dirusak,dibakar dan dijarah.
Di tempat lain yaitu di ruang khusus rumah sakit tempat terduga pelaku pembunuhan di rawat,tampak Frank dengan wajah serius menatap tajam orang yang terbaring lemah itu.
Dia mulai menginterogasi  secara tegas,hati-hati dan teliti.Setiap ada bukti dokumen, saksi dan bukti yang baru di terima akan langsung di analisa kebenarannya.
Sejauh ini Frank dan timnya telah mendapatkan barang bukti dari hasil interogasi (dengan cara menekan pikiran,memukul,melukai dll agar terduga pelaku mau bicara),bukti dokumen cctv,jejak digital dan para saksi.
Terduga pelaku bernama Hackeem,dia adalah imigran gelap dari benua bagian utara.Dia masuk negara ini lewat jalur laut yang diselundupkan menggunakan kapal nelayan 20 tahun lalu.
Hackeem dan puluhan para imigran gelap lainnya dipekerjakan sebagai buruh bangunan lepas proyek apartemen shineville.Dia bercerita tentang keadaannya yang buruk saat menjadi buruh, upah yang rendah dan jam kerja yang panjang membuat sebagian buruh lainnya sakit dan meninggal.
Buruh yang meninggal akan dikuburkan di tanah lokasi apartemen shineville atas perintah pengawas proyek.
Di negara ini mempekerjakan imigran gelap adalah ilegal dan akan mendapatkan hukuman atau denda yang besar.Para bos yang tidak mau ambil pusing lantas memperlakukan jenazah buruh yang meninggal untuk dikubur di lokasi atau di buang ke laut.
Buruh yang sakit pun tidak di rawat di rumah sakit melainkan hanya di beri obat ala kadarnya.
Menurut pengakuan Hackeem, dia bersumpah akan membunuh penghuni apartemen shineville sebagai pembalasan dendam atas ketidak adilan yang ia rasakan.
Frank bertanya kepada Hackeem " darimana kamu bisa masuk ruang apartemen jessiebelle?"
Hackeem dengan santainya menjawab " saya tau setiap bagian kecil yang ada di apartemen itu, karena saya lah yang membangunnya hahaha ".
Frank bertanya lagi " lalu kenapa kamu keluar dari pintu?".
Hakeem menjawab " saya hanya akan membuktikan siapa saya".
Mendengar jawaban Hackeem yang sulit di mengerti, maka Frank mulai muak dan memukul kaki kirinya yang barusaja dioperasi.
Hackeem merintih kesakitan dan memohon untuk membunuhnya saja daripada harus merasakan siksaan.
Sementara itu Bapak wakil presiden yang tengah berduka, lewat siaran langsung televisi menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga,almarhum istri tercinta,sanak saudara dan masyarakat karena beliau tidak dapat pulang karena masih di rawat di rumah sakit.
Bapak Presiden dan para mentri akan berkunjung ke apartemen shineville pada hari ke-3 untuk menghadiri upacara doa dan megenang kematian jessiebelle.
Acara tersebut akan disiarkan langsung oleh TV nasional dan streaming.Bapak presiden menginstrusikan untuk menghentikan peserta aksi yang anarkis.Beliau juga mengharapkan masyarakat untuk datang dan melakukan doa bersama di lokasi apartemen shinneville.
**********
Pukul 09:00 ribuan orang memadati area apartemen Shineville,mereka menunggu kehadiran Bapak Presiden dalam rangka upacara doa dan mengenang kematian Jessibelle.Keamanan diperketat berlapis-lapis sesuai protokol pejabat negara.Semua stasiun televisi menyiarkan secara langsung.Tiba saatnya Bapak Presiden naik mimbar dan berpidato,semua orang terlihat serius mendengarkan dan memperhatikan beliau.
Frank mendapatkan bukti dokumen rahasia dari timnya bahwa Hackeem adalah seorang agen rahasia yang bekerja pada T1.Sebuah organisasi elit yang sangat rahasia.Frank lantas berlari ke kamar Hackeem dan mendapatkan dia sedang sekarat karena beberapa tembakan di tubuhnya.Seseorang telah menyelinap masuk menyamar sebagai dokter dan menembaknya dengan pistol peredam bunyi.Hackeem sempat berbisik pada telinga Frank,bahwa "pertunjukan akan segera dimulai,dia telah menanamkan bom di setiap bagian kecil apartemen shineville saat menyamar sebagai seorang buruh bangunan. Akhirnya Hackeem menghembuskan nafas terakhir.
Frank yang panik langsung menghubungi para pengawal presiden agar segera mengungsikan Bapak presiden ke tempat yang aman.
Tapi....BOOOOOOM!!!!  Frank menyaksikan siaran langsung televisi,bom meledak dan meruntuhkan bangunan apartemen Shineville.Ribuan orang menjerit histeris dan berlari kocar-kacir.Frank hanya melongo tanpa berkedip sedikitpun.
Bapak wakil presiden yang juga menyaksikan siaran langsung televisi, dia tersenyum tipis.

TAMAT












Komentar